High School college film my story travel
Diberdayakan oleh Blogger.

CHUSFAHAHA

sebuah cuitan kecil generasi millenial

Halo aku Chusnun, jadi aku mau share tentang liburan natal 2017 ke Danau Sentarum. Buat yang belum tahu, Danau Sentarum itu di Nanga Leboyan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Tepatnya tanggal 23 s.d. 25 Desember 2017. Kali ini aku mau share perjalanan dan sedikit dokumentasi yang diambil dari aku dan juga temen-temen. Ohiya, trip aku kali ini bareng sama 6 manusia lainya yakni Bang Tanjung, Mas Fajar, Mas Hanafi, Mas Dani, Mas Wildan & istrinya a.k.a Mbak Thea.

Tanggal 23 Desember 2017, kita bertujuh naik mobil sampai Semitau ya kira-kira aja 3 jam. Kemudian kita naik kapal speed gitu guys cuma dia gak ada pelindungnya alias ga ada atap buat berteduh kalau kepanasan ataupun hujan. Perjalanan di atas air sendiri memakan waktu + 4 jam, dan kebetulan perjalananku bersama teman-teman ini ditemani hujan yang lumayan deras ya guys. Fyi, kita kehujanan di speedboat 2x. Enaknya sih ga kepanasan ya karena langit juga mendung, tapi lama-lama dingin juga sih.

Kegiatan kita ngapain aja ya disana? Jadi kita disana 3 hari 2 malam ya. Seru banget sih parah. Mancing mania, poto2 ala photographer, trus jalan2 animal seeing gitu, dan yang terpenting naik ke puncak Bukit Te(r)kenang. Di puncak itu kita melihat danau sentarum versi luasnya guys. It was amazing guys. Hari kedua sih kita juga jalan ke Pulau Melayu yang mana perjalanan + 1,5 jam dari tempat penginapan kita. Agak horror sih, soalnya pulaunya sepi banget gitu, asli aku langsung bayangin kalau terdampar di pulau itu sendirian. Ada 1 bangunan kayak rumah gitu sih, cuma ya gitu deh horror. Wkwkwk. Apalagi si bapak sopir bilangin ke kita jangan bercanda macem-macem, jangan teriak2 gajelas, jangan sok kaget kalo ngeliat sesuatu gitu. Gimana gak tambah mistis ya. Hmmm

Sebenernya yang bikin nyesek adalah kita makan mie instan sering banget, setiap makan bahkan ga pas lagi makan pun camilan mie instan, belum ditambah pop mie. Sumpah ya kalo kata Mas Hanapek tuh mie instan tuh ibarat sayurnya, trus ikan tuh lauknya. Miris sih tapi enak :(

Banyak nyamuk sih yang jelas. Dimana-mana ada nyamuk. Lelah hayati meladeni nyamuk-nyamuk itu. Apalagi kalo malem pas bobok. Sad ga sih bangun cuma gatel gara-gara ditusuk nyamuk? :(

Oke guys, jadi kita balik hari ketiga dan itu mendung juga padahal baru jam set10 pagi. Perjalanan baliknya hanya membutuhkan waktu 3 jam. Sebenernya karena air sedang pasang sih, jadi kita tuh dilewatkan jalan pintas alias melewati hutan-hutan gitu. Agak serem soalnya sempit jalannya. Tapi seru loh.

Intinya guys, YOU HAVE TO TRY. berasa my trip my adventure sumprit.



















Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Alhamdulillah Ya Allah masih diberikan umur sampai detik ini. Alhamdulillah masih bisa menikmati masa-masa muda hingga detik ini. Yah, happiness is knowing that Ramadhan is coming very soon. Bisa dibilang ini adalah ramadhan mandiri pertama ku yang jauh dari orang-orang dekat.

I really miss ramadhan with my family (my mom, dad, and little brothers) and friends. Kali ini yang berkesan selain ramadhan bersama keluarga adalah ramadhan selama 3 tahun di Bintaro bersama AGBK. They're like second family I think. As you know, AGBK membuatku jadi lebih rajin sholat berjamaah. Subuh selalu ada yang ngebangunin, dhuhur, ashar, maghrib, dan bahkan isya' selalu diusahakan untuk berjamaah meskipun cuma 2 atau 3 orang di kosan. I really miss that thing ketika pesen catering sekosan buat sahur. Yeah, meski kadang sayurnya udah basi karena mungkin pihak catering bikin makannya udah dari sorenya kali ya 😄😄😄. Rindu sholat tarawih di Masjid Nurul Hidayah Kalmong, rindu cari ta'jil di sepanjang jalan jengkol, rindu masak-masak pas ramadhan buat bareng-bareng sekosan, rindu everything about ramadhan bahkan akupun rindu kultum bergilirnya AGBK setelah sholat subuh. So, thank you AGBK for everything you gave in my life. I am grateful for the chance to have you all 😍💕

Cuma ramadhan yang bisa buat aku jauh dari ghibah (na'udzubillah). Itu kenapa aku terkadang berpikir kenapa gak setiap bulan itu ramadhan sehingga semua orang berbondong-bondong meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah SWT atau haruskah setiap hari aku puasa atau haruskah aku puasa Daud. Then I realized bahwa Allah SWT itu maha adil. Allah SWT tahu keterbatasan makhluknya dalam segala hal. Entah kenapa ketika ramadhan itu pula aku benar-benar berpikir bahwa Iam proud to be a moslem. Aku bangga menjadi seorang muslimah. This time, I just wanna say Alhamdulillah, Alhamdulillah, and Alhamdulillah. Thanks God.
image source: pinterest
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

CHUSNUN FA'IZAH

CHUSNUN FA'IZAH

Follow Me

  • ask.fm
  • facebook
  • instagram
  • twitter

SEARCH

LABELS

  • borneo
  • college
  • explore
  • film
  • High School
  • my story
  • photos
  • Puisi
  • travel

recent posts

Archive

  • ►  2018 (4)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Februari (1)
  • ▼  2017 (2)
    • ▼  Desember (1)
      • DANAU SENTARUM & BUKIT TE(R)KENANG
    • ►  Mei (1)
      • Ramadhan 1438 H (2017)
  • ►  2013 (1)
    • ►  Oktober (1)
  • ►  2012 (4)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2011 (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)

Followers

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates