SAHABAT
Di balik naungan pohon nan rindang itu
Ku torehkan sebait rima
Seberkas puisi yang tak begitu sempurna
Menggambarkan sosok priobadi yang tak sempurna pula
Sobat, jika kau tahu inilah saatnya
Kita berjuang untuk masa depan
Kemerlapan dunia ini mungkin kan bisa membisikkan padamu
Sesuatu yang dilirik dan dinilai buruk
Lihatlah..mungkin itulah oasis
Yang berhalusinasi di padang pasir nan gersang
Bak alveoli yang telah terlambat untuk beraksi
Karena begitu sulitnya peradaban saat ini
Teman, apa yang saat ini kau pikirkan??
Aku sendiri masih termenung
Berbuih pemikiran yang tak menentu
Akan halnya saat ini
Pandanglah mentari yang tak pernah lelah menyinari bumi
Aku, kita, kamu, mereka haruslah seperti itu
because
WE WILL FRIEND FOREVER
Ku torehkan sebait rima
Seberkas puisi yang tak begitu sempurna
Menggambarkan sosok priobadi yang tak sempurna pula
Sobat, jika kau tahu inilah saatnya
Kita berjuang untuk masa depan
Kemerlapan dunia ini mungkin kan bisa membisikkan padamu
Sesuatu yang dilirik dan dinilai buruk
Lihatlah..mungkin itulah oasis
Yang berhalusinasi di padang pasir nan gersang
Bak alveoli yang telah terlambat untuk beraksi
Karena begitu sulitnya peradaban saat ini
Teman, apa yang saat ini kau pikirkan??
Aku sendiri masih termenung
Berbuih pemikiran yang tak menentu
Akan halnya saat ini
Pandanglah mentari yang tak pernah lelah menyinari bumi
Aku, kita, kamu, mereka haruslah seperti itu
because
WE WILL FRIEND FOREVER
0 comments